DIKLAT DAN SERTIFIKASI PENGAWAS OPERASIONAL PERTAMA (POP) PERTAMBANGAN SERTIFIKASI BNSP

DIKLAT DAN SERTIFIKASI PENGAWAS OPERASIONAL PERTAMA (POP) PERTAMBANGAN SERTIFIKASI BNSP

Peran pengawas operasional pertama (POP) adalah sebagai front line supervisor yang  membawahi langsung para karyawan tingkat pelaksana dan bertanggungjawab dalam pengelolaan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) pertambangan. Seorang pengawas operasional pertama diwajibkan untuk mengetahui tugas dan tanggung jawabnya, serta mempunyai keterampilan yang memadai dalam menjalankan tugasnya sebagai pengawas pertama pertambangan. Hal tersebut sesuai dengan Permen ESDM no 26 tahun 2018 dan Kepmen 1827K tahun 2018 bahwa Kepala Teknik Tambang (KTT) dalam menjalankan tugas dan fungsinya dalam bidang K3 dibantu oleh Para Petugas, yaitu para pengawas operasional, yang nantinya para pengawas operasional tersebut akan bertanggung jawab kepada KTT. Maka KTT Wajib menyelenggarakan pelatihan bagi pengawas, dengan materi minimal telah ditetapkan.

Permen ESDM no 43 tahun 2016 tentang penetapan dan pemberlakuan standar kompetensi kerja khusus pengawas operasional dibidang pertambangan mineral dan batubara menjadi acuan bagi pelaksanaan sertifikasi kompetensi kerja serta pembinaan dan pengawasan terhadap penerapan Standart Kesehatan dan Keselamatan Kerja (SKKK) pengawas operasional. Untuk  dapat diangkat sebagai pengawas operasional tingkat pertama seseorang harus memiliki sertifikat kompetensi yang diperoleh melalui uji kompetensi.

 

MANFAAT DIKLAT PENGAWAS OPERASIONAL PERTAMA (POP)

  • Peserta memahami dan mampu untuk melakukan pengawasan terkait Keselamatan dan Kesehatan Kerja  (K3) Pertambangan
  • Peserta memahami dan memiliki kompetensi sebagai Pengawas Operasional Pertama (POP)
  • Peserta mampu menerapkan kerja efektif untuk membantu tugas Kepala Teknik Tambang (KTT)

 

PESERTA DIKLAT PENGAWAS OPERASIONAL PERTAMA (POP)

  • Pekerja dibidang pertambangan yang memiliki anak buah minimal 2 orang.

 

 

PERSYARATAN PESERTA DIKLAT PENGAWAS OPERASIONAL PERTAMA (POP)

Persyaratan peserta yang akan mengikuti diklat dan uji kompetensi POP ada 2 yaitu persyaratan dokumen dan persyaratan umum.

  1. PERSYARATAN UMUM (PENDIDIKAN DAN PENGALAMAN)
  • Minimal pendidikan SLTA/D3/S1/S2/S3 semua jurusan.
  • Pengalaman di bidang pertambangan mineral dan/ atau batubara untuk SLTA Minimal 10 tahun, D3 Minimal 3 tahun, S1/S2/S3 Minimal 1 tahun.
  • Sekurang – kurangnya adalah pengawas tim atau memiliki sekurang – kurangnya 2 (dua) anak buah.
  1. PERSYARATAN DOKUMEN:
  • Foto kopi KTP sebanyak 1 lembar.
  • Pas foto 3×4 sebanyak 2 lembar berlatar belakang merah dan berpakain rapi.
  • Surat Penugasan dari perusahaan untuk mengikuti diklat dan uji kompetensi POPdi tandatangan oleh KTT/PJO/direktur dan di stempel.
  • Copy SK Pengangkatan Pegawai.
  • Curriculum Vitae (CV)/ Daftar Riwayat Hidup terkini.
  • Copy Ijasah terakhir.
  • Uraian Pekerjaan terkini (Job Desk).
  • Surat Ijin Bekerja khusus (Khusus Expatriat)
  • Copy sertifikat-sertifikat training K3 (jika ada)
  • Bukti-bukti kerja lapangan yang harus dibawa/disiapkan:
  1. Inspeksi
  2. Shift report
  3. Insident report tingkat 1
  4. Safety talk
  5. Sosialisasi SOP
  6. Work permit yang sudah diisi (Ijin Kerja khusus atau, Ijin kerja ruang terbatas atau, Form Ijin Kerja Penggalian.
  7. Rekaman safety meeting (Absensi, Notulen dan Laporan tindak lanjut)
  8. Job Safety Analys (JSA)
  9. Lain – lain

MATERI DIKLAT PENGAWAS OPERASIONAL PERTAMA (POP)

  • Peraturan perundang-undangan terkait keselamatan pertambangan
  • Tugas dan tanggung jawab keselamatan pertambangan pada area yang menjadi tanggungjawabnya
  • Pertemuan keselamatan pertambangan
  • Investigasi kecelakaan
  • Identifikasi bahaya dan pengendalian resiko
  • Peraturan perundang-undangan terkait perlindungan lingkungan
  • Inspeksi
  • Analisis keselamatan pekerjaan

 

PELAKSANAAN DIKLAT DAN UJI KOMPETENSI PENGAWAS OPERASIONAL PERTAMA (POP)

Pelaksanaan diklat dan uji kompetensi POP diadakan secara offline dan online.

  • Offline : 5 Hari (3 hari diklat, 3 hari uji kompetensi).
  • Online : 6 Hari (3 hari diklat, 3 hari uji kompentesi).

 

BIAYA DIKLAT DAN UJI KOMPETENSI PENGAWAS OPERASIONAL PERTAMA (POP)

Biaya diklat dan uji kompetensi POP adalah sebagai berikut :

  • Offline : 11.500.000,-
  • Online : 5.500.000,-

*biaya khusus untuk in house training hubungi kontak admin dibawah.

 

TEMPAT PELAKSANAAN DIKLAT DAN UJI KOMPETENSI PENGAWAS OPERASIONAL PERTAMA (POP)

  • Head office SAP Learning Centre di Jakarta
  • Palembang, Medan, Bengkulu, Makassar, Morowali, Kendari, Samarinda dan kota besar lainnya.
  • SAP Learning Centre juga menerima In House Training di perusahaan.

KONTAK INFORMASI

 

SAP Learning Centre

Soho Pancoran Noble Tower. 20th Floor Suite 2009. Jl. Let. Jend. MT. Haryono

Kav.2-3, Pancoran. Jakarta Selatan, 12810.

Tlp                  : +6221 5010 1636

Wa                  : +62 811 1810 106  & +62 812 7211 7848 (Rika)

Email              : training @sampulu.co.id

Web                : sampulu.co.id

Ig                     : @sampuluadijayaprakarsa

Linked In        : PT. sampulu adijaya prakarsa

Facebook        : PT. sampulu adijaya prakarsa

Youtube          : sampuluadijayaprakarsa

Categories

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ada yang bisa kami bantu?